iklan Kareba Parlementa
Sulselsatu
Sulselsatu
iklan Kareba Parlementa

Seabad Lalu Sebelum Covid-19, Flu Spanyol Tewaskan Jutaan Warga Indonesia

Iklan Humas SulSel

JAKARTA – Seabad lalu sebelum SARS-CoV-2 atau Coronavirus Disease (Covid-19) menghangam dunia, tepatnya Maret 1981, Indonesia diguncang virus Flu Spanyol yang menewaskan jutaan orang. Pandemi ini berlangsung hingga September 1919.

Dikutip dari CNNIndonesia dari Historia, wabah Flu Spanyol kala itu membuat virologis (cabang biologi yang mempelajari suborganisme, terutama virus) asal Amerika Serikat, Jeffery Taubenberger menyebut jenis flu ini sebagai ‘The Mother of All Pandemics’.

Sejumlah epidemiologis Amerika berpendapat bahwa virus Flu Spanyol diboyong oleh beberapa buruh asal China dan Vietnam yang direkrut militer Inggris dan Perancis selama Perang Dunia I. Sebab, mereka terbiasa hidup berdekatan dengan burung dan babi.

Baca juga: Update Covid-19: Positif 21.745, Sembuh 5.249 dan Meninggal 1.351

Kendati demikian, pernyataan itu dibantah oleh editor Journal of Infectious Disease, Edwin Jordan yang menyatakan bahwa wabah flu tidak dibawa oleh buruh China dan tidak berbahaya. Jordan malah menyebut kalau Flu Spanyol berasal dari India atau Prancis tetapi hanya bersifat endemik.

Penamaan Flu Spanyol sendiri diambil dari buku yang ditulis Gina Kolata berjudul, ‘Flu: The Story of the Great Influenza Pandemic of 1918 and the Search for the Virus that Caused It’ yang berasal dari pemberitaan media-media di Spanyol dan menyebar ke seluruh dunia.

Tingginya orang yang terkontaminasi virus Flu Spanyol ini disebabkan oleh virus ditularkan melalui udara, maka kala itu para epidemiolog memperkirakan bahwa setidaknya satu miliar orang telah terjangkit virus.

Sementara korban tewas mencapai puluhan sampai 100 juta orang menurut data dari dua orang epidemiolog Australia yaitu Juergen Mueller dan Niall Johnson, yang mana kematian terbesar terjadi pada balita, orang berumur 20 hingga 40 tahun dan 40 sampai 70 tahun.

Artinya, dalam kurun waktu Maret 1918 sampai September 1919, Flu Spanyol telah merenggut nyawa sekitar dua persen populasi dunia yaitu 1,7 miliar orang. Maka para epidemiolog menyimpulkan bahwa Flu Spanyol merupakan jenis virus yang paling mematikan dan jauh lebih berbahaya dari cacar, pes, dan kolera.

Menurut Layanan Kesehatan Masyarakat (Burgerlijke Geneeskundige Dienst/BGD) pada zaman kolonial menghimpun data pandemi Flu Spanyol 1918 hingga 1919 di Hindia Belanda (sekarang Indonesia), virus ini dinilai sangat berbahaya.

Saat itu, salah satu anggota BGD ialah pendiri Palang Merah Indonesia, Dr. Sardjito. BGD melalukan survei terhadap 83 praktisi medis di seluruh wilayah Indonesia. Sardjito dan tim juga menganalisis data kematian terdaftar yang dilaporkan tiap kecamatan.

Dikutip dari laman situs The Conversation, berdasarkan laporan BDG, laporan tersebut menunjukkan bahwa kasus Flu Spanyol pertama kali dilaporkan pada Juli 1918 namun baru terdeteksi pada September 1918. Sementara puncaknya pada akhir November 1918.

Laporan selanjutnya menunjukkan bahwa tingkat kematian menurun cepat usai November 1918 tetapi ada kemungkinan virus kembali muncul di tingkat daerah.

Selain itu menurut laporan BDG, dampak pandemi itu tersebar tidak merata di berbagai kecamatan di Jawa. Jawa Tengah, Jawa Timur, dan kota-kota di Jawa Barat saat itu menjadi daerah yang paling terdampak.

Tingkat kematian Flu Spanyol di Indonesia tahun 1918 menurut data menyentuh persentase 35 persen. Dengan menggunakan angka kematian di atas rata-rata mingguan dan data jumlah populasi, angka kematian diperkirakan dari September 1918 hingga September 1919 berjumlah 906 ribu di Pulau Jawa.

Data tersebut juga disandingkan dengan data kualitatif yang menunjukkan persentase kematian yang sama. Artinya, total kematian sekitar 1,3 juta atau 2,5 persen dari jumlah populasi Indonesia waktu itu yakni 53 juta orang.

Saat pandemi Flu Spanyol berlangsung, masyarakat menilai bahwa pemerintah tidak efektif dalam mengendalikan pandemi karena jumlah kematian terus naik. Flu Spanyol di wilayah Indonesia sendiri baru mereda setelah satu tahun.

Editor: Hendra Wijaya

Iklan PDAM
...
Sulselsatu

Data Terbaru, 35 Orang Positif Covid-19 di Jeneponto

SULSELSATU.com, JENEPONTO - Kasus Positif Covid-19 di Jeneponto terus mengalami peningkatkan. Juru Bicara Gugus Tugas Jeneponto, Mustaufiq didampingi Plt Kadinkes Jeneponto, Susanti, Senin (29/6/2020) mengatakan,...
Sulselsatu

Pasien Positif Covid-19 Meninggal di RSUD Latopas Jeneponto

SULSELSATU.com, JENEPONTO - Satu orang pasien positif Covid-19 berjenis kelamin perempuan insial F (63) meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Darah (RSUD) Lanto Dg...
Sulselsatu

Disdik Makassar Akui Persiapan Pendaftaran PPDB Sudah Rampung

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Dinas Pendidikan Kota Makassar mengaku telah merampungkan Persiapan Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2020-2021 yang dilakukan secara Online atau dalam...
Sulselsatu

Seks Anal Bisa Sebabkan Kehamilan? Begini Kata Pakar

SULSELSATU.com - Ada sebuah kecenderungan pasangan melakukan seks anal alias penetrasi Mr P ke anus perempuan. Pertanyaannya, mungkinkah seks anal mengakibatkan kehamilan. Dr Mary Jane...
Sulselsatuvideo

VIDEO: Video Pelajar Diduga Mesum Beredar, Ini Klarifikasi Pihak Sekolah

SULSELSATU.com, PAREPARE - Video pelajar SMK yang diduga mesum di Kota Parepare beredar dan sempat viral. Video berdurasi duabelas detik ini direkam dalam kelas, di...
Sulselsatu

Seorang Staf Dinas Kesehatan Sinjai Dinyatakan Positif Covid-19

SULSELSATU.com, SINJAI - Pasien positif Covid-19 di Kabupaten Sinjai bertambah lima orang. Hal tersebut diungkapkan oleh Juri Bicara Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Sinjai, Irwan...
Sulselsatu

Catat! Berikut Menu Diet Seminggu yang Ampuh

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Baik Diet OCD maupun Diet Mayo, Bagi Sahabat Sehat yang sedang berniat untuk diet, tak ada salahnya untuk mengadopsi gaya hidup...
Sulselsatu

OPINI: Tantangan Pendidikan di Tengah Pandemi Covid-19

Oleh Triliana s. Utina (Mahasiswa Universitas Gorontalo) Pandemi Covid-19 memaksa masyarakat dunia mendefinisikan makna hidup, penyebaran virus corona (Covid-19) yang semakin hari semakin meningkat menjadi...
Dinas Pendidikan
Sulselsatu

FOTO: Forkopimda Sulsel Deklarasi Anti Hoax

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulawesi Selatan mendeklarasikan anti hoax, ujaran kebencian dan radikalisme di Hotel Harper, Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar,...

Baca Juga

Sulselsatu

Cegah Penularan Virus, Unhas Lakukan Penyemprotan Disinfektan di Lingkungan Kampus

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Dalam rangka mengantisipasi penyebaran virus Corona di lingkungan kampus, Universitas Hasanuddin melakukan penyemprotan di seluruh area kampus, Sabtu (11/7/2020). Penyemprotan yang berlangsung...
Sulselsatuvideo

VIDEO: Gubernur Nurdin Kirim Bantuan ke Korban Banjir Luwu Utara

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Gubernur Sulsel, Nurdin Abdulah merespon dengan cepat atas banjir bandang yang terjadi di Masamba, Luwu Utara (Lutra). Ia mengirimkan bantuan ke...
Sulselsatuvideo

VIDEO: Aksi Ibu-Ibu Demo di Depan SD, Minta Sekolah Kembali Dibuka

SULSELSATU.com - Sejumlah ibu-ibu melakukan aksi unjuk rasa di salah satu SD di Kecamatan Pengantenan, Kabupaten Pamekasan viral di medsos. Mereka menuntut aktivitas mengajar di...
Sulselsatuvideo

VIDEO: Polisi Berhasil Tangkap Pembobol Data Pribadi Denny Siregar

SULSELSATU.com - Kepolisian berhasil menangkap pelaku pembobolan data pribadi milik Denny Siregar. "Kemarin pada 9 Juli 2020 telah melakukan penangkapan pelaku di daerah Rungkut Surabaya,"...

TERKINI

Sulselsatu

Kembali Buka, Phinisi Point Sambut New Normal dengan Event De La Comunidad

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Phinisi Point resmi dibuka kembali. Mulai besok (17/7/2020)...
Sulselsatu

Ini Tiga Langkah Awal Gubernur untuk Penanganan Banjir Lutra

SULSELSATU.com, LUWU - Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah menyampaikan rasa prihatinnya atas...
Sulselsatu

Pemerintah Bakal Siapkan Tempat Tinggal Sementara bagi Korban Banjir Lutra

SULSELSATU.com, LUTRA - Banjir bandang yang terjadi di Kabupaten Luwu Utara,...
Sulselsatu

DPRD Setujui Ranperda LPJ APBD Tahun Anggara 2019

SULSELSATU.com, PAREPARE -- Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota...
Sulselsatu

Pemerintah Sepakat Ubah RUU HIP Jadi RUU BPIP

JAKARTA - Pemerintah dan DPR sepakat mengubah pembahasan RUU Haluan Ideologi...
Sulselsatu

Tiba di Kantor Setdako, Taufan Pawe Langsung ke Front Office Cek Suhu Tubuh

SULSELSATU.com, PAREPARE - Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe menunjukkan keteladanan...
Sulselsatuvideo

VIDEO: Cegah banjir dan Longsor, Jokowi Tanam Vetiver di Bogor

SULSELSATU.com - Presiden Joko Widodo meninjau lokasi bencana di Harkatjaya, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, pada Senin, (3/2/2020). Ia didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat...